Menu

Mode Gelap
 

Berita · 10 Agu 2023 05:52 WIB

Fantastis! Mahasiswa KKN Tim II Undip 2022/2023 Sulap Limbah Dapur menjadi Pupuk Organik yang Bermanfaat bagi Tanaman


Fantastis! Mahasiswa KKN Tim II Undip 2022/2023 Sulap Limbah Dapur menjadi Pupuk Organik yang Bermanfaat bagi Tanaman Perbesar

Bulu, Sukoharjo (05/08/2023) – Sampah menjadi salah satu permasalahan cukup serius bagi Desa Puron, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Permasalahan ini muncul karena masih belum adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga sampah atau limbah rumah tangga yang dihasilkan oleh warga masih diatasi dengan cara dibakar. Penanganan sampah tersebut sangat berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Hal ini bertentangan dengan poin 15 dari tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu lingkungan harus dikelola secara berkelanjutan dan merehabilitasi kerusakan alam.

Oleh karena itu, Tim II KKN Undip menginisiasi program bank sampah untuk mengelola sampah atau limbah rumah tangga yang dihasilkan warga agar dapat dibuang dengan semestinya tanpa harus merusak lingkungan akibat pembakaran sampah yang terus dilakukan. Program kerja bank sampah tersebut dimaksudkan untuk mengumpulkan sampah anorganik yang dimiliki warga Desa Puron untuk dijual kepada pengepul, sehingga dari sampah yang dihasilkan dapat diubah menjadi rupiah. Jenis sampah anorganik yang dapat dikumpulkan yaitu diantaranya berupa kertas, kardus, plastik, logam, dan kaca.

Lalu bagaimana dengan sampah organik? Mahasiswi Tim II KKN Undip mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dan pupuk kompos. Kedua pupuk ini dapat bermanfaat bagi tanaman, diantaranya membantu dalam penyuburan, pemberian nutrisi, dan lainnya. Kegiatan ini diawali dengan adanya sosialisasi mengenai manfaat dan tahapan dalam membuat pupuk organik cair (POC) dan pupuk kompos dari limbah domestik yang dilakukan pada Hari Selasa, 25 Juli 2023 di rumah Bapak Kepala Dusun I, Dukuh Platar, Desa Puron. Penyampaian materi didukung dengan pemberian leaflet mengenai langkah-langkah pembuatan pupuk organik cair (POC) dan pupuk kompos agar dapat lebih mudah untuk dipahami. Selain penyampaian materi, juga dilakukan demonstrasi pembuatan pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC) secara langsung bersama warga Desa Puron.

Foto mahasiswi KKN TIM II Undip Desa Puron saat melakukan demonstrasi pupuk organik cair dan pupuk kompos

Sumber: Dokumen Pribadi KKN TIM II Undip Desa Puron

Tidak hanya sampai di situ, setelah pupuk organik cair (POC) dan pupuk kompos siap digunakan, mahasiswi Tim II KKN Undip juga memberikan arahan dan bimbingan terkait dengan cara pengaplikasian pupuk tersebut pada tanaman. Pelaksanaan program kerja ini dapat berjalan dengan lancar. Bahkan para petani dan masyarakat yang hadir dan berpartisipasi dalam program kerja ini menunjukkan respon positif, dilihat dari semangat dan keaktifan yang ditunjukkan, baik ketika demonstrasi maupun sesi diskusi tanya jawab. Harapannya, program kerja pengolahan sampah domestik menjadi pupuk organik cair (POC) dan pupuk kompos dapat terus dilakukan oleh masyarakat Desa Puron untuk mengurangi sampah atau limbah domestik. (Assyifa Fentiyasari /Tim II KKN Undip Desa Puron)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peresmian Muladi Dome: Gedung Serba Guna Terbesar di Jawa Tengah Milik Universitas Diponegoro

12 April 2024 - 09:22 WIB

Perayaan Idul Fitri: Kisah Inspiratif di Balik Perayaan Idul Fitri yang Mengharukan

11 April 2024 - 07:43 WIB

Gempa Bumi Tuban-Bawean : 2.393 Rumah Rusak, 9.648 Orang Mengungsi

25 Maret 2024 - 18:50 WIB

SAH! KPPR FSM TETAPKAN KETUA-WAKIL BEM FSM DAN SENATOR FSM 2024

16 Januari 2024 - 14:27 WIB

FSM BERGERAK MENCARI PENGGANTI ‘IBU’, RAPOR MERAH DI AKHIR KEPEMIMPINAN?

21 November 2023 - 09:10 WIB

SM FSM GELAR DISKUSI TERBUKA TERKAIT KONTROVERSI ISI PERSEMA PEMIRA: TUJUANNYA APA?

12 November 2023 - 17:07 WIB

Trending di Berita